Jingga – Terakhir

Standard

Ini lagu kenangan v waktu SD, berarti 17 tahun yang lalu -ternyata v udah tua.. hihihi- yang dinyayiin ama Jingga – duo yang terdiri dari Terry dan Fe- waktu itu v masih SD dan v seneng banget ama lagu yang judulnya Tentang Aku, kalo ga salah dinyayiin lagi sekarang oleh Andien. Waktu itu v males banget beli kasetnya, secara cuma lagu itu aja yang v senengin, n dulu belum ada mp3, apalagi mp4, jadi ga bisa pilih lagu yang kita senengin.
Nah ada satu ketika pada awal2 infotainment belum ditayangin semua stasiun tv, Cek n Ricek ngebahas tentang duo ini, dengan latar belakang lagu “Terakhir” yang juga dinyayiin ama duo ini, dalam album yang sama. Awalnya ga terlalu jadi masalah buat v, ga taunya lagu ini terngiang2 ditelinga, musiknya yang unik bikin v seneng ama lagunya, sampe jadi soundtrack mimpi v, parah banget.. Mau beli kasetnya, tapi udah ga beredar karena Terry n Fe sendiri udah bubar, dan kasetnya udah ga beredar lagi di pasaran. Bingung d, soalnya lagu ini bener2 mengganggu v, keinget terus aduuh cape d.. Suatu hari, v ke rumah tante yang waktu itu masih kuliah, diantara deretan kasetnya ada album Tentang Aku. Ooooh v seneeeeng banget, v langsung dengerin lagu yang bikin hari2 v rada2 senewen hehehe Tau ga apa yang akhirnya v lakukan? V ambil kaset Jingga milik tante v itu, terus sampe sekarang, sampe tante v udah punya dua anak, n v udah minta maap ke si tante, tetep aja kaset itu berada di rak koleksi kaset v di jogja. Jadi kaset Jingga itu udah melintasi Selat Sunda hehe
Jingga sendiri sampe sekarang sama sekali ga kedengaran lagu2nya yang baru. Entah gimana kabar dari Terry dan Fe itu. V bener2 senang dengan lagu2 Jingga, easy listening banget. Ada yang tau gimana kabar mereka?

Ini teks lagu yang bikin v senewen, sampe nyuri hehehe

Terakhir

Cinta yang terindah dan yang tak terucap
Kini dalam derita dalam gulana oo
Waktu hanyalah menunda tabir resah jiwa
Yang tak kan kunjung padam

Kepada engkau yang kuhaturkan diriku
Walau dalam nafas ragu
Yang tak reda
Dan kurasakan
Kehangatan berlimpah
Mungkinkah semu smata

Detik yang bergetar di dalam hatiku
Mungkin oh hanya derita hanya gulana oo
Cinta akankah bicara dalam nada resah dalam nada ceria oo
paripa parirapa
Cinta hanyut dalam resah
Mungkinkah akhir jiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s