Ingin Langsing?

Standard

Obatnya adalah olah raga, dan makan yang teratur.

Adik v punya pengalaman dengan mengurusin badan. Tahun 2005 akhir waktu lebaran, adik v ketemu ama teman2 smanya terus ada temannya yang sama2 gendut nyeletuk “kurusin badanmu bay…” berkali2 dia ngomong kaya gitu sampe adik tersinggung, semenjak itu adik v bertekat untuk menguruskan badannya.

Januari 2006 adik v-bayu-mulai fitnes, menu sehari-harinya kalo fitnes yaitu kardio, misalnya lari di treadmil (maap kalo penulisannya salah), stepper, sepeda2an, semuanya dilakukan tiap2 30 menit. jadi misalnya bayu udah lari 30 menit, diselingi dengan barbel 10 menit, atau menggunakan alat2 lain, biar ga bosan n biar badan ga bergelambir kalo beratnya udah turun, lalu dilanjutkan dengan stepper 30 menit, dan seterusnya. Untuk menu makan, bayu cuma makan yang rebus2 dan bakar, misalnya untuk lauknya bayu makan ayam bakar dada, dan sayur rebus bayam, atau spageti tuna, atau roti sandwich. untuk cemilannya bayu makan kacang2an, misalnya kacang mete yang di sangrai (tanpa minyak).

Bayu makan lima kali sehari dan teratur. Sarapan pagi dimulai dengan makan roti sandwich, terus 10 ngemil buah, makan siang dengan menu nasi secukupnya, sup ayam (tanpa kulit), sayur. jam 2 ngemil lagi makan kacang2an, ntar jam 6 sore makan malam lagi seperti biasa, kalo malam masih pengen makan bayu biasanya makan capcay tapi tetap menghindari jeroan. Menu makanan bisa digonta-ganti, ga mesti tiap hari seperti itu, jadi kita ga perlu stres dengan diet, tanamkan dalam pikiran kita kalo kita melakukan tindakan ini untuk kesehatan, jadi dalam menjalani diet tidak stres, think positif aja. Dan gunakan hari minggu sebagai hari makan bebas, jadi bisa makan apa aja yang kita pengen tujuannya sekali lagi biar ga jenuh. Tiga bulan kemudian, waktu bayu pulang ke pekanbaru untuk liburan, v yang kebetulan udah pulang dua bulan sebelumnya, n papa, n mama, n nenek kaget banget dengan perubahan drastis bayu.
Papa langsung suruh bayu check up total, karena perubahan bayu yang drastis, mukanya pucat, badan jadi cungkring, orang tua mana yang ga takut anaknya napa2, secara selama 19 tahun ngeliat badan bayu gendut terus hehehe Lebaran tahun 2006 bayu udah turun 33 kg dari 112 menjadi 79 kilo dan teman2nya kaget ngeliat perubahan bayu, termasuk teman gendut yang juga ngejekin dia. Bayu tetap fitnes, biar badannya kencang.

Sampe sekarang bayu masih tetap menjaga pola makan yang teratur dan olahraga, juga tetap mempertahankan hari minggu sebagai hari makan bebas .

Foto ini diambil pertengahan Maret 2007, how’s my brother?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s