Lorde – Team

Standard

Udah lama ga seperti ini, seneng banget sama satu lagu, dan berulang-ulang nyanyiinnya.

Lorde-Team

Wait ’til you’re announced
We’ve not yet lost all our graces
The hounds will stay in chains
Look upon your greatness
That you’ll send
The call I’ll send

Dancin’ around the lies we tell
Dancin’ around big eyes as well

Call all the ladies out
They’re in their finery
A hundreds jewels on throats
A hundred jewels between teeth
Now bring my boys in
Their skin in craters like the moon
The moon we love like a brother, while he glows through the room

Dancin’ around the lies we tell
Dancin’ around big eyes as well
Even the comatose they don’t dance and tell

[Chorus]
We live in cities you’ll never see on screen
Not very pretty, but we sure know how to run free
Living in ruins of the palace within my dreams
And you know, we’re on each other’s team

I’m kind of over getting told to throw my hands up in the air, so there
So all the cups got broke shards beneath our feet but it wasn’t my fault
And everyone’s competing for a love they won’t receive
‘Cause what this palace wants is release

[Chorus]
We live in cities you’ll never see on screen
Not very pretty, but we sure know how to run free
Living in ruins of the palace within my dreams
And you know, we’re on each other’s team

I’m kind of over getting told to throw my hands up in the air
So there
I’m kinda older than I was when I revelled without a care
So there

[Chorus]
We live in cities you’ll never see on screen
Not very pretty, but we sure know how to run free
Living in ruins of the palace within my dreams
And you know, we’re on each other’s team

We’re on each other’s team
And you know, we’re on each other’s team
We’re on each other’s team
And you know, and you know, and you know

 

mARga T

Standard

Maleeees banget hari ini. Dismenore yang v derita bikin semua kerjaan v hari ini berantakan hiks…

Balik dari kampus, v langsung ngubek-ngubek rak buku, nyari bahan bacaan.  Tiba-tiba v ngeliat novel karangan Marga T yang judulnya Tesa.

tesa

V jadi inget kalo ini novel rada dewasa pertama yang v baca. Karena pada saat itu mama menganggap v belum waktunya untuk ngebaca novel ini-umur v masih 10 tahun-mama kemudian nyembunyiin Tesa di rak bukunya paling pojok.

Sifat khas anak2, semakin dilarang, semakin penasaran, jadinya v baca novel ini kalo udah malem banget (jam 12-an) nyumput-nyumput dari mama.

V kemudian mengenal Tuti Nonka, Marga T, Mira W, Maria A. Sardjono, Ike Supomo, Leila S. Chudori, Motinggo Busye, sampe Abdullah Harahap, sebagai penulis-penulis yang terkenal di Indonesia.

Kebanyakan karya Marga T yang v baca ber-setting dunia kedokteran. Misalnya novel Tesa, Karmila, Melodi Sebuah Rosetta, Badai Pasti Berlalu. Ternyata setelah v baca di Wikipedia, Marga T adalah seorang dokter lulusan Universitas Trisakti.

Novel Sekuntum Nozomi buku ketiga mengangkat Tradegi Mei 2008 yang menelan korban, menunjukkan bahwa beliau sangat peduli dengan kejadian yang terjadi di sekitar kita.

Tidak banyak info yang bisa v dapat di Wikipedia tentang Marga T. Hasil blogwalking v juga ga menghasilkan apa2, karena blog2 tersebut merupakan copy paste dari Wikipedia.

V pribadi senang banget dengan karya Marga T karena kebanyakan karyanya menampilkan sosok perempuan yang mandiri, tabah, tidak memuja-muja cinta (wakaka bahasa v, ga kuaaat) secara berlebihan. Salut untuk beliau.

Ini dia cover novel Marga T-Tesa yang v beli sendiri, tertanggal 06 Desember 2002, novel ini pada tahun 2002 udah di cetak ulang sebanyak lima kali. Dan yang pasti, v udah ga perlu nyumput-nyumput lagi bacanya dari mama he he

tesajpg

HAi MiiKo

Standard

Udah lama banget pengen cerita tentang Hai Miiko, tapi belum kesampaian.

V seneng ama komik Jepang (manga) sejak kelas 3 SD. Sebelum mengenal manga, v biasanya baca buku-buku karangan Enid Blyton seperti Lima Sekawan, Pasukan Mau Tahu, St. Clare’s atau serial STOP karya Stefan Wolf.

lima-sekawan-karang-setan1Lima Sekawan

pasukan-mau-tahuPasukan Mau Tahu

enidblytonclaudinedistclareSt. Clare

kasus-untuk-stop-pertarungan-mata-mataSTOP

Hai Miiko sendiri v kenal waktu v masih kuliah tahun kedua, kurang lebih delapan tahun yang lalu. Sebuah manga karya Ono Eriko terbitan M&C! yang sampe sekarang belum tamat-edisi terakhir beredar no.19 terbit tahun 2008, tentang seorang anak SD dengan berbagai macam masalah yang dihadapinya. Masalah dengan mama dan papanya, masalah dengan adeknya, masalah dengan sahabat-sahabatnya, masalah dengan cowonya (?), sampai masalah sosial seperti korban pengeboman di Hiroshima juga dibahas.

hai-miikoHai Miiko no.19 Japanese Version

Yamada Miiko: tokoh utama dari komik ini punya sifat ceria, pemalas, ceroboh, ga banget d kalo dijadiin kakak.

Yamada Mamoru: sifatnya beda banget ama Miiko. Suka nolongin mamanya masak kalo si mama sedang sibuk dengan kerjaan di kantor, pinter, serius, rapi, lebih cocok kalo mamoru jadi kk nya Miiko.

Shimura Mari: sahabat Miiko yang pengen banget jadi komikus, sifatnya yang agak sok penting dan tau segalanya sering jadi bumerang bagi dirinya sendiri. Kalo ga ada Miiko n Yuuko, Mari bakal sering dimusuhin ama temen-temen sekelas.

Ogawa Yuuko: sahabat Miiko yang sabar banget ngeladeni Miiko dan Mari, mungkin dikarenakan Yuuko anak pertama dari beberapa saudara yang masih kecil menyebabkan Yuuko terbiasa mengalah. Yuuko pinter banget masak dan bikin kue.

Eguchi Tappei: cowok yang seneng banget ngeledekin Miiko. Tapi, walaupun seneng gangguin Miiko, Tappei perhatian banget ama Miiko, suka nolongin kalo Miiko lagi tertimpa masalah.

miikopanel

Yoshida Ikuya: co yang naksir banget ama Miiko, sifatnya bertolak belakang ama Tappei. Saingan Tappei dalam merebut hati Miiko.

Satou Kenta: sahabat Tappei yang juga co-nya Yuuko. Seneng banget kebablasan ngomong. Jadinya sering bikin hubungan Miiko dan Tappei memburuk.

Papa Miiko: bekerja sebagai wartawan. Khas pekerja Jepang pada umumnya, pekerja keras. Sangat perhatian dan sayang dengan keluarga, mau berbagi pekerjaan rumah tangga dengan istrinya, misalnya masak, mencuci baju, atau hadir di sekolah pada saat dibutuhkan.

Mama Miiko: bekerja sebagai editor di suatu perusahaan penerbitan komik.

Adik bayi Miiko (momo-chan): muncul di Hai Miiko jilid 19, walaupun masih bayi tapi udah sensitip banget dengan hubungan Miiko dan Tappei ;p

Buat v, Hai Miiko bukan sekedar komik buat anak2 aja, orang tua pun v sarankan untuk membaca komik ini, karena komik ini mengajarkan anak2 untuk tidak lupa berterima kasih dengan yang lebih tua, untuk tidak mau berkenalan dengan orang asing, untuk saling sayang menyayangi di dalam keluarga, untuk menolong orang tua, untuk tidak gampang berantem dengan sahabat, sampe sex education juga diajarkan dengan gambar dan penjelasan yang mudah dimengerti anak2.

Dalam salah satu episodenya diceritakan Miiko yang setiap malam Rabu mengalami mimpi buruk. Selidik punya selidik,  ternyata setiap hari kamis, di kelas  Miiko selalu diadakan ulangan matematika, dan Miiko tidak belajar pada malam harinya, sehingga ia selalu mendapat nilai jelek. Papa Miiko akhirnya nolongin Miiko belajar matematika.

Coba d baca salah satu edisi dari Hai Miiko, ceritanya ga bersambung ko. Dijamin mesti seneng ama komik yang satu ini.

Selamat membaca Hai Miiko…

INdONesIA

Standard

indonesiaAir terjun Madakaripura, konon tempat Gadjah Mada bertapa

Indonesia 1Masih di Madakadipura

indonesia-2Segara Anakan Pulau Sempu, Malang

indonesia-3Pananjakan, Bromo

indonesia-4Masih di Pananjakan, Bromo

Batang LubuhSungai Batang Lubuh, Pasir Pangaraian, Rokan Hulu

Buaya?Masih di Sungai Batang Lubuh, Pasir Pangaraian

indonesia-5Kampung Saleman, Seram Utara, Maluku

Subhanallah, Allah telah memberikan alam yang indah untuk Indonesia, belum termasuk Bali, Sulawesi, Kalimantan, contoh di atas cuma secuil rahmat yang diberikan kepada kita.

Haruskah kita tidak menjaganya?

NyONteK

Standard

Musim final test….

Begitu juga dengan kampus v. Selama dua minggu ini mahasiswa di kampus v sibuk dengan final test untuk semester ganjil tahun ajaran 2008/2009.

V, sebagai dosen diwajibkan untuk ikut serta mengawasi proses ujian yang berlangsung. V kemudian menemukan:

cheat-11. Ada seorang mahasiswa v yang menggunakan tempat pensilnya sebagai tempat untuk meletakkan kepek-an-nya(bahasa jawa)dengan anggapan v tidak melihat aksi mahasiswa tsb. (note. http://images.inimagine.com/digitalvision/dv697/dv697053.jpg).

cheating2. Sesuai dengan gambar yang v ambil di http://collegejolt.com/wp-content/uploads/2008/10/cheating.jpg, ada juga mahasiswa v yang meletakkan tasnya di atas pahanya kemudian mengintip kepek-an yang sudah disiapkan sebelumnya di dalam tas tersebut.

cheating23. Ada lagi, mahasiswa v yang menggunakan tangannya untuk menutupi kepek-annya, bahkan menggunakan ada juga mahasiswa v yang melapisi kepek-annya dengan soal ujian, yang mengisyaratkan seolah-olah mahasiswa v tersebut sedang membaca soal ujian tsb dengan sungguh2; innocent face mode *on :-p (note. http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5a/Cheating.JPG).

copy-paper4. Ini dia yang paling biasa dilakukan oleh mahasiswa v.  (note. http://www.topics-mag.com/edition13/images-ch/copy-paper.jpg)

Duluuuuu banget, waktu v masih di SMU, v berani banget nyontek, malah di kartu ujian EBTANAS juga v tulisin kepek-an. Apapun v lakukan demi nilai yang tinggi.

Tapi, giliran v udah kuliah, v udah ga berani lagi. Mau nyiapin kepek-an malah  malas bgt. Bahkan walaupun v udah nyiapin kepeak-an, pada saat ujian, v jadi ga berani ngeliat. Jangankan membaca atau menyalin isi kepek-an, mengambil dari tas atau tempat pensil aja tangan v gemetar hehehe

Ga tau juga napa v tiba2 jadi anak yang baik. Mungkin karena pengawas ujiannya galak, entahlah.. i dunno.. hehe

Tapi satu hal yang v pelajari, walaupun kita berusaha tetap tidak ketahuan nyontek, ngepek, atau cheating, teteup aja tingkah laku kita kelihatan dari tempat duduk pengawas ujian di depan, ga bisa macem-macem d…  Mesti ketahuan hehehe Perkara pengawas ujiannya menindak kita atau tidak, dimasukin nama kita dalam berita acara ujian atau tidak, itu mah hak prerogatif mereka.

Jadi, buat mahasiswa, pinter-pinter dong nyonteknya hehehe

SPy gIRL

Standard

Kompas, Kamis, 29 Januari 2009, kolom Sosok “Akio Toyoda, Harapan baru Toyota”

Penampilan Akio Toyoda sederhana. Dalam keseharian ia tidak mau dibedakan dari para pegawai Toyota. Namun semua orang tau, dia adalah cucu dari pendiri kerajaan otomotif Jepang itu, tak sekedar pegawai. “saya berusaha tidak memikirkan soal warisan, tetapi saya bohong jika mengatakan tak seprang pun disekitar saya tidak memikirkan hal itu,” katanya.

Membaca komentar Toyoda Akio, cucu dari Kiichiro Toyoda, pendiri Toyoda Motor Corp. V langsung inget ama diri v, apa yang v alami selama kurang lebih delapan bulan bekerja di suatu institusi pendidikan yang terkemuka di Pekanbaru. Secara kebetulan, v sendiri cucu dari salah seorang pendiri institusi tersebut. Manajemen di institusi ini adalah manajemen keluarga, masing-masing pendiri memiliki keluarga, teman, atau bahkan kenalan yang bekerja di sini-menurut v sih wajar aja, siapa lagi yang bisa nolongin kalo bukan kita, asalkan profesional. Selain keluarga, karyawan di sini juga berasal dari umum, yang bener2 kompeten dibidangnya.

V mulai bekerja di sini delapan bulan yang lalu. Untuk masuk dan bekerja di institusi ini, v melalui prosedur tetap penerimaan karyawan yaitu tes administrasi, wawancara dengan wakil dari bagian SDM (which is ga ngerti kalo v cucunya salah satu pendiri-secara v ga pernah nongol di institusi tsb sebelumnya), psikotes, dan wawancara dengan end user. Sama dengan karyawan umum lainnya. Setelah diterima, v menjalani masa orientasi selama satu bulan-yang ga pernah dilakukan untuk karyawan lain-masuk ke empat program studi (prodi) yang ada, masing-masing prodi satu minggu. Minggu pertama, v lalui di prodi yang menampung mahasiswa terbanyak. Karyawan2 di prodi ini ampun d, jutek banget. Dari hari pertama sampe seminggu kemudian,mereka sama sekali tidak menunjukkan sikap yang bersahabat. Hal ini sangat wajar, dan biasa dilakukan apabila ada orang baru yang masuk ke lingkungan kita. v pribadi juga mungkin berlaku seperti itu, kalo ada orang baru yang masuk ke lingkungan kerja kita, at least v hati2 ngomong agar orang baru tsb tidak tersinggung dengan omongan v. Minggu kedua, ketiga, dan keempat, v lalui masa orientasi di prodi2 lain, dengan kondisi yang kurang lebih sama dengan prodi sebelumnya, semua karyawan berhati-hati dengan v, memancing-mancing agar v kelepasan omong, “siapa sih anak ini?” “kenapa harus orientasi?” “mata-mata ya?

Seusai orientasi, v ditempatkan dibagian administrasi umum dan kepegawaian, dan teteup… v dicurigai sebagai antek2 yayasan. Sampai suatu hari, setelah delapan bulan v bekerja di institusi ini, dengan tekanan yang lebih besar daripada karyawan lain, diomelin oleh kakek v yang perfectionist, harus jaga nama keluarga, harus menunjukkan kinerja yang terbaik, salah seorang karyawan bertanya “buk, ibuk mata-mata yayasan ya?” G U B R A K . . . . v speechless, ga ngerti harus v apain tu orang, mau v gampar, ntar dibilang kekerasan dalam kampus, mau dikata2in, malah v yang rugi, dianggap emosian, nanti malah bikin jelek nama v sendiri. v hanya bisa berdoa “mudah2an ni orang suatu saat tau kalo selama ini v temenan tulus ama dia, ga mikir yang aneh2 tentang dirinya, melindungi dia dari ancaman pemutusan hubungan kerja karena ga ada satu pihak pun yang menginginkannya, sementara v ngeliat potensi besar dari dirinya, kecuali mulutnya yang pengen banget v robek wuaaaa

Kesimpulannya, sebaik apapun v, setulus apapun v, sesederhana apapun penampilan v, se-humble apapun v, sebaik apapun kinerja v, v tetap dianggap mata-mata. Iam a spy girl.

spy1

Saya berusaha tidak memikirakan soal warisan, tetapi saya bohong jika mengatakan tak seorangpun di sekitar saya yang tidak memikirkan hal itu,” (Toyota, Akio).

*) gambar v ambil dari justwalls.blogspot.com, thank u.